Sampe Alat Musik Tradisional Suku Dayak Di Kalimantan

Selain terkenal dengan tarian tradisionalnya, suku Dayakdi Kalimantan juga terkenal dengan alat musik tradisionalnya yaitu Sampe.

Apakah Sampe itu? Yukkita cari tahu di sini !

Sampe adalah salah satun alat musik tradisional suku Dayak di Kalimantan.Alat musik satu ini sering di gunakan dalam mengiringi berebagai acara adatseperti tarian adat dan kesenian adat lainnya. Hampir semua sub suku Dayakdi Kalimantan menggunakan alat musik satu ini untuk pelengkap acara adatmereka. namun setiap sub suku Dayak memiliki penamaan yang berbeda – bedaseperti, Sampe’,sape’, sempe, dan kecapai.
Sampe dalam bahasa Dayak di artikan “memetik dengan jari”. Sama seperti namanya, alat musik ini dimainkan dengan cara di petik. Bentuk dari Sampe ini sama seperti gitar, namun memiliki gagang yangpendek. Selain itu, senar yang di gunakan biasanya hanya menggunakan 3 – 4senar. Sampe ini awalnya hanya menggunakan senar dari serat pohon enau, namun seiring denganperkembangannya, senar yang di gunakan adalah kawat kecil. Salah satu keunikanpada Sampe ini adalah bagian ujung Sampe yang di hiasi dengan ukiran yangmenjadi ciri khas suku Dayak, yaitu kepala burung enggang.
Gambar : Alat Musik Sempe’
Cara memainkan alat musik ini adalah di petik dengan jari. Samaseperti gitar pada umumnya, pertama harus menyelaraskan nada yang akan dimainkan. Bunyi senar yang di hasilkan merupakan nada dasar. Untuk memainkan alatmusik ini berbeda dengan gitar yang menggunakan kunci nada untuk menghasilkansuara yang indah. Pada alat musik Sampe ini setiap senar memiliki satu nada yangberbeda dengan senar lainnya, sehingga kita harus menyelaraskan senar dengannada yang ingin di mainkan. Hampir sama dengan kecapi pada umumnya, Sampe dimainkan dengan cara di petik menggunakan kedua tangannya.
Bagi masyarakat suku Dayak, Sampe berfungsi untukmengexpresikan perasaan gembira, rasa sayang, kerinduan, bahkan rasa duka.padamasyarakat Dayak kenyah dan Dayak kanyaan, alat musik ini tidak hanya dimainkan pada saat acara adat saja, namun pada keseharian suku Dayak tersebut. Padajaman dahulu, Sampe sering di mainkan pada siang hari dan malam hari. padasiang hari, Sampe yang di mainkan umumnya menyatakan perasaan gembira dan bersukaria. Namun, apabila dimainkan pada malam hari nada yang di mainkanmenggambarkan perasaan syahdu dengan ritme pelan membuat pendengar terhanyutdalam nada yang keluar dari alat musik ini.
Seiring dengan perkembangan, Sampe tidak hanya digunakan sebagai alat musik tunggal, namun Sampe juga sering dimainkan bersama denganalat musik tradisional lainnya. Selain itu alat musik ini bisa di jadikansebagai sarana untuk meramaikan suasana saat berkumpul bersama keluarga besardan berbagai acara adat suku Dayak di Kalimantan.
Nah cukup sekian pengenalan tentang “Sampe alat musik tradisional suku Dayak di Kalimantan”. Semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan andatentang alat musik tradisional di Indonesia.
CINTAI DAN LESTARIKAN KESENIAN TRADISIONAL DI INDONESIA !