Tari Jaranan Kesenian Tradisional dari Jawa Timur

Kesenian satu ini merupakan salah satu kesenian tradisionalyang terkenal di Jawa Timur. Namanyaadalah Tari Jaranan.

Apakah Tari Jaranan itu?

Tari Jaranan adalah kesenian tari tradisional yang dimainkanoleh para penari dengan menaiki kuda tiruan yang tebuat dari anyaman bambu.Selain kaya akan nilai seni dan budaya, tarian ini juga sangat kental akankesan magis dan nilai spiritual. Tari Jaranan ini merupakankesenian yang sangat terkenal di Jawa Timur, di beberapa daerah di JawaTimur kesenian jaranan ini masih tetap hidup dan di lestarikan. Salah satunyaadalah kabupaten Kediri yangmenjadikan tarian ini sebagai tarian khas di sana.
Sejarah tentang Tari Jaranan ini memiliki beberapa versicerita yang berbeda. Menurut salah satu cerita legenda yang berkembang dimasyarakat, tarian ini menceritakan tentang pernikahan Klono Sewandono dengan DewiSonggo Langit. Dan penari berkuda pada Tari Jaranan ini menggambarkantentang rombongan prajurit yang mengiringi boyongan Dewi Songgo Langit dan KlonoSewandono dari Kediri menuju wangker. Tari Jaranan ini merupakan warisan nenekmoyang yang masih tetap ada dan berkembang hingga sekarang.
Dalam pertunjukannya, Tari Jaranan ini dilakukan olehsekelompok penari dengan pakaian prajurit dan menunggangi kuda kepang. Sambil menunggangi kuda tersebut mereka menari dengangerakan yang dinamis dan selaras dengan music pengiringnya. Selain menarimereka juga memainkan kuda kepang dengan gerakan yang variatif. Dalampertunjukan Tari Jaranan ini juga diiringi oleh berbagai music gamelan seperti kenong, kendang, gong dan lain – lain. Dalam pertunjukan TariJaranan ini sangat kental akan kesan magisdan nilai spiritualnya. Sehinggatidak jarang pada saat pertunjukan para penari mengalami trance atau kesurupan.Hal ini berkaitan dengan kepercayaan masyarakat jawa pada jaman dahulu akan roh– roh para leluhur. Sehingga masyarakat menjadikan Tari Jaranan ini sebagaialat komunikasi dengan leluhur mereka.
Dalam Tari Jaranan ini juga terdapat seorang pawang atauyang sering di sebut dengan Gambuh.Gambuh disini bertugas untuk melakukan ritual,berkomunikasi dengan leluhur dan menyembuhkan penari yang kesurupan. Pada saatpertunjukan, sang gambuh membacakan mantra dan memanggil roh leluhur untukmemasuki raga sang penari. Setelah roh tersebut masuk ke raga sang penari makapenari akan menari tanpa sadarkan diri, karena raga sang penari sudahdikendalikan oleh roh yang memasukinya. Mereka akan menari sambil melakukanberbagai atraksi seperti makan kembang,makan pecahan kaca dan lain – lain. Tanpa merasa sakit mereka melakukanatraksi sambil menari didampingi sang Gambuh. Hal ini lah yang menjadi keunikandari jaranan. Selain sebagai acara hiburan, tarian ini juga sebagai ritual danpenghormatan terhadap leluhur mereka.
Gambar : Tari Jaranan
Dalam perkembangannya, Tari Jaranan ini masih tetap hidupdan dilestarikan di beberapa daerah di Jawa Timur. Salah satunya adalahkabupaten Kediri yang menjadikan TariJaranan ini sebagai icon kebanggan mereka. Tarian ini masih dilestarikan dandikembangkan oleh beberapa sanggar seni yang ada disana. Setiap sanggarmemiliki ciri khas dan pakemtersendiri dalam penampilannya, hal ini lah yang menjadikan Tari Jaranan inikaya akan nilai seni. Tari Jaranan ini juga selalu tampil memeriahkan berbagaiacara seperti pernikahan, sunatan,penyambutan tamu besar, festival budaya dan lain – lain. Kecintaanmasyarakat terhadap kesenian ini yang membuat kesenian ini tetap hidup sampaisekarang.
Sekian pengenalan tentang β€œTari Jaranan Kesenian Tradisional dari Jawa Timur”. Semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan andatentang kesenian tradisional di Indonesia.
YUK CINTAI DAN LESTARIKAN KESENIAN TRADISIONAL DI INDONESIA!