Angklung Buhun Kesenian Tradisional Masyarakat Baduy di Banten

Kesenian satu ini merupakan kesenian musik angklung tradisionaldari Masyarakat Baduy di Banten. Namanya adalah Angklung Buhun.

Apakah Angklung Buhun itu?

Angklung Buhun adalah alat musik angklung tradisional dari masyarakatBaduy di Banten. Bagi masyarakat Baduy, kesenian Angklung Buhun inimerupakan salah satu kesenian yang dianggap sakral dan memiliki nilai khusus didalamnya. Kesenian Angklung Buhun biasanya hanya di tampilkan pada acaratertentu saja, terutama pada saat penanaman padi.

Asal Mula AngklungBuhun
Kesenian Angklung Buhun ini merupakan kesenian yang tidakbisa dipisahkan dengan masyarakat Baduy. Menurut sumber sejarah yang ada, AngklungBuhun berasal dari Kabupaten Lebak, ProvinsiBanten. Kesenian Angklung Buhun sendiri dipercaya sudah ada sejakterbentuknya masyarakat Baduy, sehingga bagi mereka kesenian ini memiliki maknayang sangat penting dalam mempertahankan eksistensi masyarakat di sana.
Angklung Buhun ini dalam bahasa sunda berarti “angklung tua” atau “angklung kuno”. Seperti yang dikatakan di atas, Angklung Buhun inisudah ada sejak ratusan tahun yang lalu. Sehingga bagi masyarakat Baduy, AngklungBuhun ini menjadi salah satu pusaka yang memiliki makna sangat penting didalamnya.
Fungsi Angklung Buhun
Kesenian Angklung Buhun ini hanya dimainkan pada acaratertentu saja. Biasanya Angklung Buhun hanya dimainkan sekali dalam satu tahun,yaitu pada saat upacara ngaseuk.Upacara ngaseuk ini merupakan salah satu bagian dari upacara adat saatpenanaman padi. Dengan adanya upacara ngaseuk yang diiringi dengan pertunjukan AngklungBuhun ini diharapkan agar proses penanaman padi hingga panen dapat berjalanlancar dan diberi berkah dengan hasil panen melimpah.
Pertunjukan AngklungBuhun
Pertunjukan Angklung Buhun ini diawali dengan ritual khususseperti pembacaan doa dan pemberian sesajenoleh seorang kuncen/ pawang. Dalampertunjukannya, pemain membuat formasi melingkar. Sambil memainkan alatmusiknya, juga diiringi gerakan-gerakan oleh para pemain sambil tetembanganlirih. Di tengah-tengah pemain, seorang kuncen menghadap kemenyan dan sesajensembari membacakan doa.
Dalam pertunjukan ini juga diselingi oleh suatu atraksi adukekuatan oleh dua orang pemain yang saling mengadukan badan hingga salahsatunya jatuh. Hal ini dilakukan secara berulang sampai mereka kelelahan.Setelah salah satu pemain menyerah maka menandakan acara berkahir. Di akhiracara, para pemain bergabung bersama kuncen dan penonton memuja ke salah satuladang dengan diiringi tabuhan angklung dan bedug. Kemudian kuncen menggalitanah dan menguburkan sesajen sambilmemberitahukan kepada warga bahwa ladang sudah bisa ditanami.
Alat Musik AngklungBuhun
Angklung Buhun ini hampir sama dengan alat musik angklungpada umumnya, baik dari segi bentuk maupun suara. Namun tampilan sedikitberbeda terlihat pada pernak-pernik yang terdapat pada bagian atas bingkaiangklung. Pada bagian atas Angklung Buhun biasanya dihias dengan batang padiatau daun panjang yang diikat secara berkelompok.
Dalam pertunjukannya, biasanya terdapat 9 jenis angklung dan3 buah bedug kecil memanjang. Jenis angklung tersebut diantaranya indung, ringkung, gimping, dondong, enklok,indung leutik, trolok, reol 1, danreol 2. Sedangkan untuk bedug terdiri dari bedug, telingtung, dan ketug.Jenis-jenis instrument tersebut tentu memiliki fungsi dan makna simbol tertentudi dalamnya.
Pemain Angklung Buhun
Pemain Angklung Buhun ini diharuskan laki-laki yang merupakanpara seniman buhun. Untuk jumlahnya di sesuaikan dengan jumlah alat musik AngklungBuhun, diantaranya 9 pemain angklung dan 3 orang pemain bedug. Dalampertunjukannya, para pemain Angklung Buhun ini menggunakan busana khasmasyarakat badui. Busana tersebut diantaranya adalah baju lengan panjang dancelana pendek berwarna hitam. Selain itu juga terdapat ikat kepala dari kainyang memiliki warna sedikit berbeda dari warna bajunya.
Perkembangan AngklungBuhun
Dalam perkembangannya, kesenian Angklung Buhun ini masihtetap dipertahankan oleh masyarakat Baduy di Provinsi Banten. Selain bagiandari warisan budaya, kesenian ini juga merupakan warisan tradisi yang memilikimakna penting bagi masyarakat Baduy sehingga tidak bisa ditinggalkan begitusaja. Kesenian Angklung Buhun ini sangat jarang bisa ditemukan di masyarakat.Karena sifatnya yang sakral dan bagian dari ritual, kesenian ini hanyaditampilkan pada acara tertentu saja.
Sekian pengenalan tentang “Angklung Buhun KesenianTradisional Masyarakat Baduy di Banten”. Semoga bermanfaat dan menambahpengetahuan anda tentang keseniantradisional di indonesia.
YUK CINTAI DAN LESTARIKAN KESENIAN TRADISIONAL DI INDONESIA!